Jumat, 01 Juni 2012

CARA MEMELIHARA ANAK AYAM KAMPUNG


Menambah penghasilan sampingan buat keluarga 
Ayam kampung saat lebaran seperti ini bak emas yang diburu setiap keluarga. Karena sudah lazim dinegeri ini,  lebaran akan terasa hambar bila tidak ada hidangan opor ayam sebagai pendamping ketupat dan lontong. Maka jangan heran bila saat ini seekor ayam jago yang besar bisa mencapai harga sampai Rp. 150.000. Hal ini karena permintaan yang banyak sementara ketersediaan ayam kampung terbatas.

Apakah anda tidak tertarik untuk menernakkan sendiri ayam kampung ?. Yah hitung-hitung buat persaiapan lebaran mendatang dan sekaligus agar sisa-sisa makanan kita tidak terbuang sia-sia  karena masih bisa dimanfaatkan untuk pakan ayam-ayam kita tersebut.
Untuk tulisan kali sengaja kami suguhkan Trik dan cara memelihara anak ayam kampung secara sederhana.
Untuk persiapan belilah indukan ayam yang sehat dan berbadan bongsor. Minimal persiapkan dua ekor ayam betina dan seekor pejantan. Bila disekitar anda sudah banyak tetangga yang memelihara ayam, anda tidak memerlukan ayam pejantan. Kecuali bila menginginkan peranakan yang akan menetas nanti adalah ayam dengan bibit yang unggul, maka mutlak harus dipih selain betina unggul juga pejantan yang unggul dalam arti sehat, masih muda, berbulu mengkilap bagus dan bersih dan terakhir berbadan bongsor.
Setelah melalui proses kawin, bertelur dan menetas ada dua cara yang bisa dipilih, anak ayam diliarkan dan dibiarkan diasuh oleh induknya dengan pakan ala kadarnya dari sisa-sisa dapur kita dan selanjutnya induk ayam akan mengajak anak-anaknya mencari makan disekitar kita, atau kita pelihara dengan cara memisahkan dari induknya.
Dengan memisahkan dari induknya akan mendapat hasil yang lebih cepat. Karena induk ayam tidak harus mengasuh sampai berbulan-bulan.
Induk ayam akan segera kawin dan bertelur kembali dan tentunya akan segera menetas kembali.
Dibawah ini adalah cara-cara beternak dengan cara memisahkan anaka ayam dari induknya yang kami anjurkan dengan harapan hasil yang diperoleh akan lebih maksimal disbanding diliarkan.

PERSIAPAN
Setelah anak ayam menetas, biarkan induknya mengerami sampai berumur 4 – 6 hari atau induk ayam mengajak keluar dari tarangan/ tempat mengeram , karena masa-masa ini anak ayam sangat rentan mati.
Pisahkan anak ayam dari induknya. Ambil anak ayam dan masukkan ke dalam kandang secara hati-hati agar tidak terjadi cidera pada kaki ayam.


KANDANG

Kandang anak ayam terbuat dari kotak kayu. Untuk ­+ 10 ekor anak ayam buatlah kandang ukuran +  1 m2. Kandang harus mempunyai lobang sirkulasi udara, agar saat siang hari sirkulasi udara bisa keluar masuk secara sempurna.
Pada alas kandang baik pula bila dikasih berambut (kulit padi) atau serutan kayu yang agak halus. Beri penutup agar tidak kehujanan. Usahakan agar kandang dalam keadaan kering dan bersih serta udara lancer keluar masuk.
Lubang sirkulasi udara harus lancar. Usahakan agar lubang-lubang tersebut tidak terlalu lebar dan aman tidak dimasuki predator seperti kucing, garangan, luwak tikus dan sebagainya
Sebagai penghangat tubuh pada malam hari agar anak ayam tidak mati kedinginan, mutlak disediakan penghangat berupa lampu 40 – 60W didalam kandang. Dengan adanya lampu tersebut, anak ayam akan mencari sendiri tempat yang paling nyaman dan hangat sesuai kebutuhan.

PAKAN
Makanan anak ayam pada minggu-minggu pertama adalah pakan jenis awal / permulaan  yang dapat dibeli toko-toko makanan ayam. Bila anda kesulitan mencarinya, anda bisa membeli makanan ayam di toko makanan burung berupa makanan jadi/ voor untuk anak ayam (biasanya penjual sudah tahu). Makan tersebut harus terjamin kesediaanya sampai anak ayam berusia 1-2 bulan.
Sediakan makanan  dibeberapa tempat, agar ayam bisa makan sewaktu-waktu tanpa berebutan. Usahakan makanan tidak terlalu penuh dalam satu wadah untuk menghindari diacak-acak dan tidak terinjak-injak. Ketersediaan air juga sangat penting. Untuk satu kandang cukup sediakan 1-2 tempat yang bisa dibeli di toko penjual makanan ayam atau burung.
Cek keadaan anak ayam setiap saat agar tidak mati karena kurang nyaman. Biasanya kalau tempat kurang nyaman atau lapar anak ayam akan menciak keras dan tak beraturan. Cek kelembaban kandang, kepanasan atau kedinginan, makanan, ataupun sirkulasi udara, apakah sudah nyaman atau belum. Bila anak ayam tenang dan bersuara / menciak dengan suara yang beraturan pertanda anak ayam nyaman dalam kandang.

CARA MEMBUAT KANDANG AYAM LEBIH NYAMAN


Membuat kandang ayam Nyaman

Untuk Memelihara ayam, kita di tekan kan untuk menyediakan berbagai perlatan dan berbagai kebutuhan, kita harus memikirkan betapa penting nya kandang ayam selama ayam tinggal di dalam kandang.

Dengan demikian, Pembuatan kandang ayam tidak hanya sekedar jadi saja [asal asalan] , namun pembuatan kandang perlu di perkirakan dan perlu di buat senyaman mungkin buat ayam kelak,.

Dengan kandang yang nyaman di tinggali, maka ayam berkemungkinan betah dan selesa,

Bagai mana membuat ayam selesa dan nyaman di kandang?
Untuk membuat ayam merasa nyama di kandang , kita harus menyediakan proferty atau perlengkapan yang kumplit untuk ayam selama di kandang, perlengkapan yang di butuhkan di dalam kandang,
Saya mengambil keperluan dasar dan sederhana saja, Tidak mengambil contoh dari keperluan kandang modern dan otomatis, Misalnya:

* Brooder [Pemanas]
* Gallon [tempat minum]
* bell drinker
* Nipple line
* Chick tray [broiler]
* Feeder [tepat makanan]
* Water tank [tanki air]
* Kipas [jika perlu]
* Colling pad [jika perlu]
* Tenggeran [untuk ayam kampung dan ayam layer]
* Nest box atau sangkar [untuk ayam petelur dan ayam kampung yang akan di buat secara Intensive]
* dan lain-lain.
* Untuk catatan; kandang haruslah menghadap ke arah Utara atau selatan, janghan menghadap ke timur dan kebaran, ya... miring dikit gak apa2 :) agar kandang pada pagi hari bisa terkena sinar matahari.

Brooder
Untuk Menyediakan brooder, kita bisa memilih dengan berbagai jenis mengikut kemampuan kita, ada brooder atau pemanas yang serba otomatis, tergantung suhu yang di perlukan, jika suhu turun pemanas akan hidup, dan jika naik pemanas akan mati...

Atau kita hanya bisa menggunakan pemanas biasa seperti di bawah ini.


Gambar 1
Pemanas atau brooder yang menggunakan infra red, atau gas.



Gambar2
Pemanas buatan untuk skala ayam kecil, Tapi ini sangat bagus, Dengan menggunakan lampu mercury, Yang bisa menghasilkan suhu sekitar 33 drajat celcius.

Kita perhatikan gambar Nomber dua di atas,

Untuk peternak kecil2an yang jika membeli brooder atau pemanas yang menggunakan gas, tentunya bisa menaikan biaya pengeluaran produksi , karena biaya beli yang relatip mahal, Jadi Kita bisa menggunakan dan membuat brooder yang seperti nomber 2 di atas.

Brooder tersebut sangat efektif jika di gunakan untuk ayam bersekala kecil2an, misalnya kita hanya mampu memelihara ayam sekitar 200 ekor, Lumayan dengan cara di atas [gambar nomber 2 ] bisa mengurangi biaya membeli gas atau elpiji yang mahal.

Brooder itu di buat dengan menggunakan lampu mercury, Regulator atau termostat pengukur kebutuhan panas.
Dan kita bisa menggunakan termometer yang biasa saja

Jika kita tidak mau menggunakan lampu mercury yang memakan listrik besar, kita bisa menggunakan Lampu biasa.

2. Gallon atau bell drinker
Bell drinker terdapat berbagai jenis, tergantung kita mau menggunakan jenis yang bagai mana,
3 Nipple Line

Feeder
Berbagai feeder atau tempat makanan ayam yang tersedia di toko dan pasar. Jika kita memelihara ayam kecil2an, kita mungkin enggan mengeluarkan biaya yang besar, apalagi dengan membelei tempat makanan dari pasar..

Jangan kuatir.. ada alternatif lain untuk membuat tempat makanan ayam.. yaitu dengan menggunakan PVC , peralatan yang di perlukan adalah:

* Pipa PVC berukuran 6" [inchi] , yang akan di gunakan untuk tabung nya nanti.
* Pot kembang ber ukuran sederhana /tidak terlalu besar. Untuk dasar atau tempat makanan.
* 4 Screws yang agak panjang , untuk menggabungkan pot kembang dan PVC tsbt.

Gambar Feeder di atas sangat sederhana sekali. akan tetapi jika di gunakan di peternakan ayam kecil2an, sangat membantu untuk tetap bisa memelihara ayam. walaupun tanpa harus mengeluarkan biaya pembelian feeder dari toko atau pasar, yang mungkin harganya lebih mahal dari Feeder PVC di atas.
Ciri gejala dan pengobatan penyakit ayam asites (broiler buras kampung potong)

Penyakit ayam jenis asites atau dalam bahasa inggris nya Ascites, Biasanya penyakit ini di pengaruhi oleh vaktor pengudaraan yang kurang baik, yang terpenting adalah dari vaktor kurang nya pasokan oksigen yang ada di dalam kandang, dan seterusnya akan menimbulkan kekurangan oksigen atau udara yang sehat di dalam kandang, jadi secara kasarnya ayam akan menghirup udara kotor setiap harinya, dan lambat laun terjadilah penyakit asites terhadap ayam tersebut.

Dari pengalaman yang ada, kepastian besar penyakit asites ini terjadi karena system ventilasi yang kurang baik, misalkan ventilasi ayam yang berumur 2 minggu sampai 3 minggu cukup di kasih kelajuan angin sekitar 1.8mps, dan selanjutnya pada umur 3 ke 4 minggu, pada siang hari bisa di beri kelajuan udara sekitar 2.1mps.

Jadi kelajuan angin di dalam kandang sangat mempengaruhi keberhasilan terhindarnya dari penyakit asites ini, tetapi hati2 jika kelebihan udara juga akan menimbulkan efek yang lain terhadap ayam, jadi tetap harus ada dalam patokan "Standard speed".

Penyakit asites biasanya terjadi di kawasan dataran tinggi, tetapi tidak demikian kawasan yang rendah tidak akan terjadi penyakit ini?? kita harus tetap waspada, mengingat segala penyakit masa kini semakin cepat menular dari tempat yang satu ke tempat yang lain, ada yang melalui vektor panggerak, adan ada juga yang melalui segi penyampaian penularan yang lain.



Penyakit asites ini bisa mengakibatkan kematian sebanyak 1-2% dari jumlah ayam keseluruhan (di dalam kandang).

Tanda-Tanda:

* Kematian yang sangat mendadak
* dispnoea
* terlihat perut ayam membesar
* perut kembung seperti masuk angin
* ayam murung
* dll

Hasil dari pembedahan:

* Penebalan sisi kanan miyocardiyum
* pelebaran ventrikel
* otot mengejang
* paru-paru dan usus sesak
* pembengkakan terjadi di bagian hati
* ascites
* Pericardial effusion

Perawatan:

* Menigkatkan kualitas ventilasi (pengudaraan) di ingkungan kandang, usahakan kandang selalu segar dari udara.
* udara tetap hidup di dalam kandang (jangan sampai kipas mati)
* Berikan vitamin C 500ppm, kasusu ini telah tercatata berhasil di amerika.

Pencegahan:

* ventilasi yang baik, termasuk di dalam mesin tetas (sewaktu telur di tetaskan), dan sewaktu pengantaran dari pihak penjual bibit (anak ayam) sampai tiba di lokasi Pembeli (anak ayam).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar